For www.odhaberhaksehat.org; From M. Badru Tamamudin (Farmasi Unpad)
Apa yang ada dibenak kawan-kawan jika mendengar kata ODHA? Tentunya kebanyakan berpikiran yang tidak-tidak. ODHA yang merupakan penderita salah satu penyakit yang mematikan didunia. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan bentuk terparah atas akibat
infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus). HIV merupakan salah satu
bentuk retrovirus yang biasanya menyerang alat-alat vital misalnya sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga akan mengakibatkan sistem imun berkurang pertahanannya.
Salah satu gejala awalnya adalah: ketahanan tubuh menurun, lesu, demam, otot
sakit, batuk, dan sariawan berulang. Biasanya menular dengan cara seks bebas,
jarum suntik dan mungkin transfusi darah yang terkena infeksi virus ini.
1Desember kemarin, tepatnya pada hari Sabtu, semakin banyak saja suara-suara rakyat yang menyerukan tentang ODHA ini. Sebagai insan yang mulia, seharusnya ODHA tidak boleh dikucilkan, yang lalu sudahlah berlalu cukup saja menjadi kenangan yang bisa diambil manfaatnya jangan sampai terjatuh ke lubang yang sama. Namun, sebaliknya kita harus mengayomi, merangkul mereka dengan segenap kemampuan kita. Dengan adanya hubungan harmonisasi ini, diharapkan ODHA dapat sembuh dengan total dan dapat melaksanakan semua aktivitasnya dengan penuh semangat dan daya juang yang tinggi. Sebagai itu, kita juga harus melihat pada diri sendiri, belum tentu kita lebih baik jika dibandingkan dengan ODHA. Jadi, semua orang disisi Tuhan itu sama yang berbeda hanya amal ibadah dan tingkat ketakwaannya.
Suara gemuruh disana-sini menyerukan tentang hari AIDS sedunia. Namun, jika hanya berbanyak kata tanpa berkarya nyata, maka semuanya akan sia-sia saja. Diperlukan langkah kongkrit bagi sobat ODHA. Diantara cara yang bisa ditempuh adalah dengan melakukan pembinaan, penyuluhan dan rehabilitasi terhadap sobat ODHA. Bagaimanapun ini semua adalah tanggung jawab kita bersama sebagai makhluk sosial yang tidak bisa berdiri sendiri, butuh bantuan dari orang lain.
Hidup ini adalah pilihan, sukses tidaknya hidup kita nanti tergantung pilihan yang kita tentukan. Begitu juga dengan pergaulan, dewasa ini pergaulan sudah melewati berbagai norma kesusilaan, sehingga tercipta suatu penyelewengan yang berdampak buruk pada kepribadian bangsa. Pemuda sebagai penerus bangsa, seharusnya memberikan andil yang positif dalam membangun karakter bangsa. Jangan sampai terjerat dalam pergaulan bebas yang akan berakibat buruk pada dirinya sendiri ataupun khalayak pada umumnya.
So Save Our Habitual and Keep Our Body From Freesex
Dibutuhkan
suatu tahapan-tahapan dalam menghadapi ODHA, mereka juga sama seperti kita yang
harus dilindungi apapun yang akan terjadi. Tahapan-tahapan tersebut antara
lain:
1.
Pendekatan secara personal
Biasanya
ODHA bersikap tertutup karena dia merasa dirinya sendiri merupakan aib bagi
orang lain. Sehingga dibutuhkan sikap yang lemah-lembut yang tidak terkesan
menggurui, sehingga mereka tidak merasa tertekan dengan kondisi yang sedang dihadapi. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan celah agar ODHA memberikan
informasi apa yang telah terjadi kepadanya, sehingga dapat dilakukan penanganan
yang tepat.
2.
Hubungi kerabat terdekat
Jika
pendekatan personal sudah tidak mampu dilakukan. Mungkin dengan adanya orang
terdekatnya, ODHA bisa lebih terbuka karena merasa lebih nyaman dengan orang
yang sudah ia kenal sebelumnya, sehingga terciptanya suatu transparansi
informasi ODHA kepada pihak yang membutuhkan untuk tahap pengobatan.
3.
Tahap pengobatan/rehabilitasi
Setelah
dilakukan pendekatan personal dan dihubungkan dengan orang terdekat, perlu juga
dilakukan rehabilitasi. Di tempat itu ODHA akan dikumpulkan dengan senasib
sepenanggungan, sehingga mereka tidak merasa sendiri dan bisa melakukan
aktivitas sosial secara bersamaan.
Selain
itu, diperlukan juga tekad yang kuat untuk sembuh. Jika tidak diawali niat yang
tulus, maka semua usaha yang dilakukan akan sia-sia semata.
Apa yang bisa kita lakukan untuk
mencegah terkena HIV/AIDS?
1.
Katakan tidak pada hubungan bebas
Salah
satu faktor yang utama penyebab infeksi virus HIV adalah dengan hubungan bebas.
Sehingga virus akan menyebar dengan begitu mudah dan cepat dalam inkultivasinya
dan akan berdampak buruk bagi penderitanya.
2.
Lakukan aktivitas sosial
Melakukan
kegiatan kemanusiaan dapat membantu meningkatkan jiwa sosial dan membantu softskill yang harus dimiliki untuk
menjadi insan yang berkualitas, dengan begitu diharapkan akan menjadi insan
yang berjiwa sosial yang tinggi.
3.
Berolahraga
Berolahraga
selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, bisa juga sebagai tahap pencegahan
terhadap perilaku yang menyimpang seperti pergaulan bebas. Dengan aktivitas
olahraga ini, dapat meningkatkan prestasi dengan sportivitas yang tinggi
tentunya.
Semua
pilihan memang sudah tersedia adanya, namun kita harus memilih mana yang
terbaik untuk kita nantinya, jangan sampai pilihan kita akhirnya menjadikan
kita insan yang terjerumus. Pemilihan teman pun akan mempengaruhi proses
pergaulan. Jika kita terbiasa dengan teman yang rajin dan baik maka kita juga
akan terkena virus rajin dan baiknya. Sebaliknya jika kita berteman dengan yang
kurang baik, maka bisa jadi kita akan terjerat dalam pergaulan yang salah.
Walaupun sebenarnya pergaulan itu dikembalikan ke diri masing-masing. Jika bisa
menjaga diri sendiri dan menahan hawa nafsu, maka tidak akan sampai kita
terjerumus.
Orang yang dekat dengan pedagang minyak wangi akan terkena wanginya, jadi semua tergantung dalam pemilihan
kawan. Pilihlah pilihan yang aman bagi diri sendiri dan orang lain. Satu hal
lagi ODHA bukan untuk dikucilkan atau dicemooh, namun harus diberikan kasih
sayang dan merangkulnya dengan pelukan yang hangat. Semoga kasus HIV/AIDS terus
berkurang setiap periodenya dan berharap tidak ada kasus seperti ini lagi.
" ORANG DENGAN HIV/AIDS BERHAK SEMBUH TANPA TERKECUALI, TUGAS KITA ADALAH MERANGKUL DAN JANGAN PERNAH MENGUCILKANNYA "


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
A prayer that can change your life!!!
Selamat datang di blog Fullmoon_14 (",)
SPC_MBT JQ
Mangga Atuh Pasihan Komentar Ka Ieu Postingan, Di Antos Nya'... :D