[Intro] E G#m A B
E
Aku mungkin bukan pujangga
G#m
Aku mungkin tak s`lalu ada
A B
Ini diriku apa adanya
E G#m
Mungkin aku bukan pujangga
A B
Yang pandai merangkai kata
E G#m
Ku tak s`lalu kirimkan bunga
A B
Tuk ungkapkan hatiku
[Int] E G#m A B
E G#m
Mungkin aku takkan pernah
A B
Memberi intan permata
E G#m
Mungkin aku tak selalu
A B
Ada di dekatmu
C#m A C#m B
Ku ingin kau tahu isi di hatiku
E G#m
Ku tak akan lelah jaga hati ini
A B
Hingga dunia tak bermentari
[Reff]
E G#m
Satu yang kupinta yakini dirimu
A B
Hati ini milikmu
C#m
Semua yang kulakukan
G#m
Untukmu lebih dari sebuah
A B
Kata cinta untukmu
E
Diriku...
Int: E G#m A B
C#m G#m A B
E
Aku mungkin bukan pujangga
G#m
Aku mungkin tak s`lalu ada
A B
Ini diriku apa adanya
to: [Reff]
[Coda] E G#m A B
Setetes lautkanlah... Segenggam gunungkanlah... Alam terkembang jadikan guru... (",)-----SPC
Far~Klung (Farmasi Angklung)
Wilujeng sumping...
" Wilujeung sumping di Blog Abdi, Jalmi nu Insya Allah Calon Pharmacist ti UNPAD tea anu ngagaduhan ngimpi anu ageung "
Senin, 23 April 2012
...SATU hati, SATU jiwa, SATU UNPAD...
Laporan Sabtu, 21 April 2012, di GOR Pakuan, Padjadjaran University 14:03 PM
Tak biasanya diterik panas matahari yang menyengat kulit ari, GOR Pakuan UNPAD penuh dengan aktivitas mahasiswa dengan segala hiruk-pikuknya. Hari ini memang bukan hari biasa, dikabarkan langsung dari lapangan telah terjadi penumpukkan massa, bahkan hampir seantero isi GOR Pakuan penuh sesak dengan semilir bisikan riuh suara yang saling sahut-menyahut.Terang saja saja di perujung pekan, seharusnya mahasiswa menikmati liburannya setelah rutinitas kuliah dengan seabreg aktivitas yang menguras tenaga, pikiran, dan hati, namun bagi segelintir mahasiswa hari ini adalah momen yang harus diabadikan. Mereka rela meluangkan waktunya demi menghadiri pembukaan kegiatan tahunan dengan dengan jumlah kepanitiaan terbanyak di seantero UNPAD. Hal ini adalah hasil ejawantahan dari proker-proker BEM KEMA UNPAD khususnya kementerian PSDMO. Sebanyak 653 panitia dari mahasiswa 16 fakultas di UNPAD yang telah mengikuti berbagai seleksi dari tahap administrasi (formulir) dan tahap wawancara. Antusiasme mahasiswa sangatlah besar, sehingga menambah semangat untuk memajukan generasi UNPAD yang lebih baik lagi dan mencetak kader-kader yang profesional dalam bidangnya serta cinta tanah air dan almamaternya.
Saya selaku salah satu satu panitia yang lolos seleksi mengikuti ceremonial pembukaan PRABU 2012 yang diiringi semangat mahasiswa yang antusias dalam menyambut adik-adik baru pada kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang lebih dikenal dengan istilah OSPEK atau MABIM (Masa Bimbingan). Satu demi satu mahasiswa berdatangan dari berbagai pelosok Bandung dan Jatinangor yang telah mengagendakan mengikuti kegiatan ini jauh-jauh hari. Sehari sebelum acara kami diberitahukan agar membawa alas duduk (koran) dan payung untuk antisipasi turun hujan. Selain itu kami juga diberitahukan susunan acaranya yang akan berlangsung selama kurang lebih dua jam, berikut beberapa agendanya:
- Perkenalan panitia SC (sharing Comitte) dan OC (sebagai panitia pelaksana)
- Pembacaan Surat Keputusan (SK) Presiden BEM KEMA UNPAD tentang pengangkatan dan pelantikan panitia PRABU 2012 yang berjumlah 653 (Enam Ratus Lima Puluh Tiga
- Foto bersama panitia
- Kumpul tiap-tiap divisi
Saat penjelasan SC dan OC, kami memperoleh gambaran bahwa terdapat perbedaan antara SC dan OC. Pada panitia SC diisi oleh mahasiswa yang pernah menjadi panitia PRABU tahun sebelum-sebelumnya yang berperan sebagai pembina memberikan sharing-sharing tentang keadaan PRABU tahun-tahun yang lalu. Sedangkan untuk panitia OC, berperan sebagai panitia pelaksana di lapangan yang turun terjun langsung. Ketika ada hambatan dalam perjalanan menuju PRABU 2012, panitia OC bisa sharing dengan panitia SC yang lebih pengalaman dan berbagi suka-dukanya. Acara kedua adalah pembacaan SK oleh Presiden BEM KEMA UNPAD, namun karena beliau berhalangan hadir (sedang berada di Jakarta), proses pembacaan SK dilakukan oleh Wakil Presiden BEM KEMA UNPAD (Kang Lukmawan). Pembacaan ini diiringi dengan saling berjabatan tangannya semua panitia menandakan kekeluargaan dari semua mahasiswa, karena saat ini kami tidak sedang membawa nama fakultas, namun membawa nama baik UNIVERSITAS PADJADJARAN secara keseluruhan karena kita SATU hati, SATU jiwa, SATU UNPAD demikianlah jargon PRABU 2012 yang menjadi penyemangat gairah kami untuk memajukan UNPAD ke arah yang lebih baik lagi. Pada agenda yang ketiga yaitu foto-foto tidak jadi dilaksanakan karena keterbatasan logistik, sehingga dilanjutkan ke acara terakhir yaitu kumpul dan sharing tiap divisi. Kebetulan pada PRABU 2012, saya menjadi salah satu divisi Pendamping Kelompok (PK) yang memiliki Jobs Description memastikan kondisi Mahasiswa Baru (MABA) dari segi kesehatan maupun absensi (kehadiran). Pada divisi rencananya semua MABA akan dibagi ke dalam 16 kelompok besar dan saya mendapat amanah dikelompok dua dengan delapan anggota PK lainnya yang kebanyakan angkatan 2011 sedangkan saya dan dua rekan saya sebagai angkatan 2010 terselip dalam "penyamun 2011", namun hal ini tidak menjadi penghalang kekeluargaan kami. Ada kejadian yang lucu yang dialami saya secara pribadi prihal postur tubuh saya yang relatif kecil dan imut, sehingga saya dinggap sebagai angkatan 2011 padahal saya terpaut lebih tua dengan mereka. Mungkin ini adalah anugerah memiliki wajah imut yang awet muda (narcissus). Pada acara ditiap divisi, hanya dilakukan perkenalan dan agenda-agenda yang akan dihadiri selanjutnya antara lain: latihan fisik, latihan kejiwaan (tes psikologi), dan latihan retorika yang bisa membuat pikiran kami menjadi lebih kritis dalam semua keadaan.
Setelah acara disetiap divisi, kami diperkenankan untuk kembali pulang dan melanjutkan aktivitas masing-masing. Saya sendiri tidak langsung pulang ke kostan, namun langsung menuju Rumah Makan karena perut saya sudah terlampau lapar. Ada kejadian yang tidak saya inginkan, ternyata saat saya makan, ada banci yang datang sambil nyanyi-nyanyi. Ironisnya saya digodain sama banci itu. Untung tidak colak-colek, kalau terjadi apa yang akan terjadi pada dunia ini dan APA KATA DUNUIA??? Hari ini adalah pengalaman yang menarik penuh dengan kejutan dan kejadian aneh, semoga komitmen saya dalam menjalankan amanah ini dapat terjaga sampai akhir kepengurusan panitia PRABU 2012...
SATU hati, SATU jiwa, SATU UNPAD, yeeeeeeeeh...
ttd red.
MBT_SPC (",) 22/04/2012 (13:21 PM)
Tak biasanya diterik panas matahari yang menyengat kulit ari, GOR Pakuan UNPAD penuh dengan aktivitas mahasiswa dengan segala hiruk-pikuknya. Hari ini memang bukan hari biasa, dikabarkan langsung dari lapangan telah terjadi penumpukkan massa, bahkan hampir seantero isi GOR Pakuan penuh sesak dengan semilir bisikan riuh suara yang saling sahut-menyahut.Terang saja saja di perujung pekan, seharusnya mahasiswa menikmati liburannya setelah rutinitas kuliah dengan seabreg aktivitas yang menguras tenaga, pikiran, dan hati, namun bagi segelintir mahasiswa hari ini adalah momen yang harus diabadikan. Mereka rela meluangkan waktunya demi menghadiri pembukaan kegiatan tahunan dengan dengan jumlah kepanitiaan terbanyak di seantero UNPAD. Hal ini adalah hasil ejawantahan dari proker-proker BEM KEMA UNPAD khususnya kementerian PSDMO. Sebanyak 653 panitia dari mahasiswa 16 fakultas di UNPAD yang telah mengikuti berbagai seleksi dari tahap administrasi (formulir) dan tahap wawancara. Antusiasme mahasiswa sangatlah besar, sehingga menambah semangat untuk memajukan generasi UNPAD yang lebih baik lagi dan mencetak kader-kader yang profesional dalam bidangnya serta cinta tanah air dan almamaternya.
Saya selaku salah satu satu panitia yang lolos seleksi mengikuti ceremonial pembukaan PRABU 2012 yang diiringi semangat mahasiswa yang antusias dalam menyambut adik-adik baru pada kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang lebih dikenal dengan istilah OSPEK atau MABIM (Masa Bimbingan). Satu demi satu mahasiswa berdatangan dari berbagai pelosok Bandung dan Jatinangor yang telah mengagendakan mengikuti kegiatan ini jauh-jauh hari. Sehari sebelum acara kami diberitahukan agar membawa alas duduk (koran) dan payung untuk antisipasi turun hujan. Selain itu kami juga diberitahukan susunan acaranya yang akan berlangsung selama kurang lebih dua jam, berikut beberapa agendanya:
- Perkenalan panitia SC (sharing Comitte) dan OC (sebagai panitia pelaksana)
- Pembacaan Surat Keputusan (SK) Presiden BEM KEMA UNPAD tentang pengangkatan dan pelantikan panitia PRABU 2012 yang berjumlah 653 (Enam Ratus Lima Puluh Tiga
- Foto bersama panitia
- Kumpul tiap-tiap divisi
Saat penjelasan SC dan OC, kami memperoleh gambaran bahwa terdapat perbedaan antara SC dan OC. Pada panitia SC diisi oleh mahasiswa yang pernah menjadi panitia PRABU tahun sebelum-sebelumnya yang berperan sebagai pembina memberikan sharing-sharing tentang keadaan PRABU tahun-tahun yang lalu. Sedangkan untuk panitia OC, berperan sebagai panitia pelaksana di lapangan yang turun terjun langsung. Ketika ada hambatan dalam perjalanan menuju PRABU 2012, panitia OC bisa sharing dengan panitia SC yang lebih pengalaman dan berbagi suka-dukanya. Acara kedua adalah pembacaan SK oleh Presiden BEM KEMA UNPAD, namun karena beliau berhalangan hadir (sedang berada di Jakarta), proses pembacaan SK dilakukan oleh Wakil Presiden BEM KEMA UNPAD (Kang Lukmawan). Pembacaan ini diiringi dengan saling berjabatan tangannya semua panitia menandakan kekeluargaan dari semua mahasiswa, karena saat ini kami tidak sedang membawa nama fakultas, namun membawa nama baik UNIVERSITAS PADJADJARAN secara keseluruhan karena kita SATU hati, SATU jiwa, SATU UNPAD demikianlah jargon PRABU 2012 yang menjadi penyemangat gairah kami untuk memajukan UNPAD ke arah yang lebih baik lagi. Pada agenda yang ketiga yaitu foto-foto tidak jadi dilaksanakan karena keterbatasan logistik, sehingga dilanjutkan ke acara terakhir yaitu kumpul dan sharing tiap divisi. Kebetulan pada PRABU 2012, saya menjadi salah satu divisi Pendamping Kelompok (PK) yang memiliki Jobs Description memastikan kondisi Mahasiswa Baru (MABA) dari segi kesehatan maupun absensi (kehadiran). Pada divisi rencananya semua MABA akan dibagi ke dalam 16 kelompok besar dan saya mendapat amanah dikelompok dua dengan delapan anggota PK lainnya yang kebanyakan angkatan 2011 sedangkan saya dan dua rekan saya sebagai angkatan 2010 terselip dalam "penyamun 2011", namun hal ini tidak menjadi penghalang kekeluargaan kami. Ada kejadian yang lucu yang dialami saya secara pribadi prihal postur tubuh saya yang relatif kecil dan imut, sehingga saya dinggap sebagai angkatan 2011 padahal saya terpaut lebih tua dengan mereka. Mungkin ini adalah anugerah memiliki wajah imut yang awet muda (narcissus). Pada acara ditiap divisi, hanya dilakukan perkenalan dan agenda-agenda yang akan dihadiri selanjutnya antara lain: latihan fisik, latihan kejiwaan (tes psikologi), dan latihan retorika yang bisa membuat pikiran kami menjadi lebih kritis dalam semua keadaan.
Setelah acara disetiap divisi, kami diperkenankan untuk kembali pulang dan melanjutkan aktivitas masing-masing. Saya sendiri tidak langsung pulang ke kostan, namun langsung menuju Rumah Makan karena perut saya sudah terlampau lapar. Ada kejadian yang tidak saya inginkan, ternyata saat saya makan, ada banci yang datang sambil nyanyi-nyanyi. Ironisnya saya digodain sama banci itu. Untung tidak colak-colek, kalau terjadi apa yang akan terjadi pada dunia ini dan APA KATA DUNUIA??? Hari ini adalah pengalaman yang menarik penuh dengan kejutan dan kejadian aneh, semoga komitmen saya dalam menjalankan amanah ini dapat terjaga sampai akhir kepengurusan panitia PRABU 2012...
SATU hati, SATU jiwa, SATU UNPAD, yeeeeeeeeh...
ttd red.
MBT_SPC (",) 22/04/2012 (13:21 PM)
Label:
Perjalanan Hidup,
Unpad
Kamis, 19 April 2012
Kamis, 22/03/2012 12:28 WIB Laporan dari Singapura Cukup 1 Puntung Rokok, Racunnya Bisa Membunuh Ikan Kecil
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
img
(Foto: thinkstock)
Singapura, Rokok filter sering dianggap lebih aman daripada kretek, karena ada penyaring racun di bagian puntungnya. Menurut seorang ahli kesehatan, mitos itu tidak benar dan bahkan limbah puntung rokok menyimpan bahaya lain bagi lingkungan karena racun di tiap puntung rokok cukup untuk membunuh ikan kecil.
Ahli kesehatan lingkungan dari University State of San Diego, Prof Thomas E Novotny, MD, MPH menegaskan bahwa filter atau puntung rokok bukanlah peranti kesehatan yang bisa membuat rokok menjadi lebih aman.
Berbagai penelitian membuktikan, perbedaan kadar racun yang dihisap perokok filter maupun perokok kretek tidak terlalu signifikan.
Justru karena ada sebagian racun yang terperangkap dalam filter, akumulasi racun itu bisa mencemari lingkungan dan masuk ke dalam rantai makanan.
Apalagi dalam penelitian yang pernah dilakukan Prof Novotny, puntung rokok merupakan salah satu jenis limbah yang paling mudah ditemukan di tempat-tempat umum di hampir seluruh dunia.
"Dilihat dari jumlahnya, puntung rokok menyumbang 32 persen sampah di pantai, sungai maupun perairan," kata Prof Novotny dalam salah satu diskusi panel di ajang 15th World Conference on Tobacco or Health, di Suntec Convention Center Singapura, Kamis (22/3/2012).
Menurut Prof Novotny, kandungan racun yang ada di setiap puntung rokok sangat mencemari perairan.
Penelitian yang ia lakukan terhadap 2 spesies ikan dari perairan air tawar maupun laut menunjukkan bahwa racun di tiap puntung yang terlarut dalam tiap 1 liter air kadarnya cukup untuk membunuh 1 ekor ikan kecil.
Terdengar agak mengejutkan, Prof Novotny dengan tegas juga mengusulkan agar filter rokok dilarang karena membuat para perokok merasa aman dan tidak berusaha untuk menghentikan kebiasaan buruknya.
Padahal di masyarakat, anggapan yang berkembang adalah rokok filter jauh lebih aman karena racunnya banyak tersaring sehingga tidak mengotori paru-paru.
Selain kadar racun yang disaring tidak signifikan dan tetap bisa meracuni tubuh, Prof Novotny lebih menekankan bahaya puntung rokok bagi lingkungan.
Puntung rokok yang sepintas mirip katun ini sebenarnya dibuat dari selulosa, yang tidak biodgeradable alias susah diurai secara alami meski dalam kondisi ideal seperti sinar matahari yang cukup di alam terbuka.
(up/ir)
Referensi: http://health.detik.com/read/2012/03/22/122803/1874312/763/cukup-1-puntung-rokok-racunnya-bisa-membunuh-ikan-kecil
img
(Foto: thinkstock)
Singapura, Rokok filter sering dianggap lebih aman daripada kretek, karena ada penyaring racun di bagian puntungnya. Menurut seorang ahli kesehatan, mitos itu tidak benar dan bahkan limbah puntung rokok menyimpan bahaya lain bagi lingkungan karena racun di tiap puntung rokok cukup untuk membunuh ikan kecil.
Ahli kesehatan lingkungan dari University State of San Diego, Prof Thomas E Novotny, MD, MPH menegaskan bahwa filter atau puntung rokok bukanlah peranti kesehatan yang bisa membuat rokok menjadi lebih aman.
Berbagai penelitian membuktikan, perbedaan kadar racun yang dihisap perokok filter maupun perokok kretek tidak terlalu signifikan.
Justru karena ada sebagian racun yang terperangkap dalam filter, akumulasi racun itu bisa mencemari lingkungan dan masuk ke dalam rantai makanan.
Apalagi dalam penelitian yang pernah dilakukan Prof Novotny, puntung rokok merupakan salah satu jenis limbah yang paling mudah ditemukan di tempat-tempat umum di hampir seluruh dunia.
"Dilihat dari jumlahnya, puntung rokok menyumbang 32 persen sampah di pantai, sungai maupun perairan," kata Prof Novotny dalam salah satu diskusi panel di ajang 15th World Conference on Tobacco or Health, di Suntec Convention Center Singapura, Kamis (22/3/2012).
Menurut Prof Novotny, kandungan racun yang ada di setiap puntung rokok sangat mencemari perairan.
Penelitian yang ia lakukan terhadap 2 spesies ikan dari perairan air tawar maupun laut menunjukkan bahwa racun di tiap puntung yang terlarut dalam tiap 1 liter air kadarnya cukup untuk membunuh 1 ekor ikan kecil.
Terdengar agak mengejutkan, Prof Novotny dengan tegas juga mengusulkan agar filter rokok dilarang karena membuat para perokok merasa aman dan tidak berusaha untuk menghentikan kebiasaan buruknya.
Padahal di masyarakat, anggapan yang berkembang adalah rokok filter jauh lebih aman karena racunnya banyak tersaring sehingga tidak mengotori paru-paru.
Selain kadar racun yang disaring tidak signifikan dan tetap bisa meracuni tubuh, Prof Novotny lebih menekankan bahaya puntung rokok bagi lingkungan.
Puntung rokok yang sepintas mirip katun ini sebenarnya dibuat dari selulosa, yang tidak biodgeradable alias susah diurai secara alami meski dalam kondisi ideal seperti sinar matahari yang cukup di alam terbuka.
(up/ir)
Referensi: http://health.detik.com/read/2012/03/22/122803/1874312/763/cukup-1-puntung-rokok-racunnya-bisa-membunuh-ikan-kecil
Jumat, 13 April 2012
Peterpan ~ Jauh Mimpiku
Pernah ku simpan jauh rasa ini
Berdua jalani cerita
Kau ciptakan mimpiku
Jujur ku hanya sesalkan diriku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kau tinggalkan mimpiku
Dan itu hanya sesalkan diriku
Ku harus lepaskanmu
Melupakan senyummu
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku
Ku harus lepaskanmu
Melupakan senyummu
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku
Jauh mimpiku dengan inginku
Source: http://liriklaguindonesia.net/peter-pan-jauh-mimpiku.htm#ixzz1rsOMEcO1
Berdua jalani cerita
Kau ciptakan mimpiku
Jujur ku hanya sesalkan diriku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Kau tinggalkan mimpiku
Dan itu hanya sesalkan diriku
Ku harus lepaskanmu
Melupakan senyummu
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku
Ku harus lepaskanmu
Melupakan senyummu
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku
Semua tentangmu, tentangku, hanya harap
Jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku
Jauh mimpiku dengan inginku
Source: http://liriklaguindonesia.net/peter-pan-jauh-mimpiku.htm#ixzz1rsOMEcO1
Selasa, 10 April 2012
RahAgu Di Langit Hatiku
Hai kasing sayng, tetaplah kau teguh di dalam hatiku
Mengisi langit-langit hatiku yang kelam
Menuangkan seteguk kasih sayang, bahkan lebih
Menuaikan cinta yang indah bersemi kembali
Tahukah kamu, diriku berubah karenamu...
Kini hidupku terasa indah
Setelah sekian lama aku terpuruk
Dalam kehampaan hidup
Tetaplah kau mengisi relung hatiku
Janganlah kau ragu 'tuk memulainya
Tunjukkan bahwa kau bisa melakukannya
Demi... pengisi langit hatiku
Aku 'kan berusaha menjaga tekadmu
Aku tak akan memaksakan kehendakmu
Toh kalau sudah terjadi, maka semuanya akan indah
Indah pada akhirnya
Be lovely ur life!
RahAgu
titik koma kutip tutup kurung
Mengisi langit-langit hatiku yang kelam
Menuangkan seteguk kasih sayang, bahkan lebih
Menuaikan cinta yang indah bersemi kembali
Tahukah kamu, diriku berubah karenamu...
Kini hidupku terasa indah
Setelah sekian lama aku terpuruk
Dalam kehampaan hidup
Tetaplah kau mengisi relung hatiku
Janganlah kau ragu 'tuk memulainya
Tunjukkan bahwa kau bisa melakukannya
Demi... pengisi langit hatiku
Aku 'kan berusaha menjaga tekadmu
Aku tak akan memaksakan kehendakmu
Toh kalau sudah terjadi, maka semuanya akan indah
Indah pada akhirnya
Be lovely ur life!
RahAgu
titik koma kutip tutup kurung
Label:
Cinta,
Dadu,
Perjalanan Hidup,
Puisi,
Racau
Minggu, 01 April 2012
T4
Album : Optimis Sajalah
Munsyid : Tashiru
http://liriknasyid.com
Ayunkan langkah kaki
Jangan pernah kau ragu
Hadapi hari dengan penuh keyakinan
Karena masa depan penuh dengan rintangan
Halangan dan cobaan yang selalu menghadang
Tapi itu semua hanyalah ujian yang harus kita arungi
Untuk mendapatkan kemuliaan di hadapan Tuhan
Dengan tak lupa sebut nama-Nya
Reff:
Bertasbihlah lalu bertahmidlah
Lalu bertahlillah lalu bertakbir
Memahabesarkan asma-Nya
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Munsyid : Tashiru
http://liriknasyid.com
Ayunkan langkah kaki
Jangan pernah kau ragu
Hadapi hari dengan penuh keyakinan
Karena masa depan penuh dengan rintangan
Halangan dan cobaan yang selalu menghadang
Tapi itu semua hanyalah ujian yang harus kita arungi
Untuk mendapatkan kemuliaan di hadapan Tuhan
Dengan tak lupa sebut nama-Nya
Reff:
Bertasbihlah lalu bertahmidlah
Lalu bertahlillah lalu bertakbir
Memahabesarkan asma-Nya
Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar
Langganan:
Postingan (Atom)




