Dulu ku memang pernah mempunyai sosok yang selalu menyelimuti kedinginan dan kegetiran hati ini...
Yah, dulu ku merasa hidup ini indah bersama dirinya, kita lalui hidup ini dengan kebersamaan, dengan senyum yang merekah
Aku tak bisa mengungkiri, ku temukan cinta pertama dalam kehampaan diriku
Aku juga tak percaya dengan diriku sendiri mengenai perubahan diri ini yang begitu drastis
Aku memang rindu sosokmu yang dulu, aku seutuhnya belum siap dengan keadaan, dengan perubahan dirimu, aku rindu kamu yang dulu...
Namun, lain halnya dengan kini...
Kini kerinduan itu telah sirna, kini lenyap ditelan zaman
Aku kira, ku tak pernah bisa merasakan cinta lagi, karena hatiku sekarang sudah hilang, rapuh...
Namun, semua perspektif itu salah ternyata, kini ku temukan penggantinya
Kini ku temukan sosok yang bisa menentramkanku, sosok yang luar biasa dipikiranku
Terimakasih kau telah memperbaiki kerapuhan hati ini, dikala aku sangat terpuruk dalam keheningan malam yang selalu kelam...
Namun, kini malam tak selalu kelam, kini ada secercah cahaya yang meyakinkanku, bahwa kaulah sosok yang terakhir yang 'kan menjadi pelabuhan hidupku...
Berbicara soal besok, erat kaitannya dengan masa depan, masa dimana semua angan dan asa yang diharapkan dapat tercapai...
Kau punya masa lalu, begitu pula diriku, aku hanya ingin menatap masa depan dan hanya menjadikan masa lalu sebagai evaluasi bukan sebagai ratapan yang berkepanjangan...
Sebenarnya aku ga mau bercerita tentang dia padamu, karena kini aku tak berhak sedikitpun dalam hal itu...
Aku juga cemburu saat kau bercerita tentang teman dekat kamu, ya sudahlah itu wajar bagiku...
Aku ga mau manyebut-nyebut namanya saat kita bicara, namun sering ku lakukan kesalahan yang sama...
Maafkan diri ini yang terlalu kerdil, terlalu egois, terlalu 'cengeng' dalam dalam menjalani hidup ini...
Sudahlah, yang lalu biarkan berlalu, kini hanya ada kita berdua...
Kita susun langkah baru, kita jalani semua ini dengan penuh keyakinan bahwa kita 'kan selalu bersama sampai hanya waktu yang memisahkan kita
Dan pada akhirnya kita 'kan kembali bersama di surga-Nya nanti, Aaamiin...
Maaf yah udah bikin kamu nangis MercyQ...
"Terima kasih C.I.N.T.A untuk segalanya, kau berikan lagi kesempatan itu, takkan terulang lagi semua kesalahanku yang telah menyakitimu..."
Teruntuk MercyQ, RahAgu di langit hatiku...
(",)
Dru Tama Purnama (FM_SPC)
Setetes lautkanlah... Segenggam gunungkanlah... Alam terkembang jadikan guru... (",)-----SPC
Far~Klung (Farmasi Angklung)
Wilujeng sumping...
" Wilujeung sumping di Blog Abdi, Jalmi nu Insya Allah Calon Pharmacist ti UNPAD tea anu ngagaduhan ngimpi anu ageung "
Senin, 21 Mei 2012
Karena Aku T'lah Denganmu
Aku tak suka selalu saja
Kau sebut-sebut namanya saat kita bicara
Aku tak ingin, tak ingin mendengarnya
Kau bawa-bawa namanya saat berdua denganku
Maafkan aku membuatmu tak suka
Karena aku tlah denganmu
Bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja
Tak akan lagi, takkan terulang lagi ooh
Membawa-bawa namanya saat berdua denganmu
Maafkan aku membuatmu tak suka
Karena aku tlah denganmu
Bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja
Maafkan aku bila kau tak suka
Maafkan aku membuatmu tak suka, aku tlah denganmu
Bukan maksudku bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja
Kau sebut-sebut namanya saat kita bicara
Aku tak ingin, tak ingin mendengarnya
Kau bawa-bawa namanya saat berdua denganku
Maafkan aku membuatmu tak suka
Karena aku tlah denganmu
Bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja
Tak akan lagi, takkan terulang lagi ooh
Membawa-bawa namanya saat berdua denganmu
Maafkan aku membuatmu tak suka
Karena aku tlah denganmu
Bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja
Maafkan aku bila kau tak suka
Maafkan aku membuatmu tak suka, aku tlah denganmu
Bukan maksudku bukan maksudku membuatmu berfikir
Apakah aku pelarianmu saja
Minggu, 06 Mei 2012
Keimanan-Haris Shaffix Lyrics
Andai matahari di tangan kananku
takkan mampu mengubah yakinku
terpatri dan takkan terbeli dalam lubuk hati
Bilakah rembulan di tangan kiriku
takkan sanggup mengganti imanku
jiwa dan raga ini apapun adanya
Andaikan seribu siksaan
terus melambai-lambaikan derita yang mendalam
seujung rambut pun, aku takkan bimbang
jalan ini yang kutempuh
Bilakah ajal kan menjelang
jemput rindu-rindu syahid yang penuh kenikmatan
cintaku hanyalah untuk-Mu
tetapkan muslimku selalu
takkan mampu mengubah yakinku
terpatri dan takkan terbeli dalam lubuk hati
Bilakah rembulan di tangan kiriku
takkan sanggup mengganti imanku
jiwa dan raga ini apapun adanya
Andaikan seribu siksaan
terus melambai-lambaikan derita yang mendalam
seujung rambut pun, aku takkan bimbang
jalan ini yang kutempuh
Bilakah ajal kan menjelang
jemput rindu-rindu syahid yang penuh kenikmatan
cintaku hanyalah untuk-Mu
tetapkan muslimku selalu
Tipe X - Selamat Jalan
Intro : Am C Am C 2x
Am
Terlalu lama engkau tergenang
C
Hancurkan diri kian jauh tenggelam
Am
Lelah mencoba tuk lepaskan beban
C G F Am
Kau beli mimpi semu tak berarti sendiri
G F E
Tak mampu kau beranjak pergi
Interlude : Am C Am C
Am
Jalan yang panjang nanar kau tatap
C
Tak lagi peduli semua yang terjadi
Am
Semakin dalam larut anganmu melayang
C
mimpimu hadirkan sebuah penantian
G F Am
Alunan hampa ajak kau bernyanyi
G F G
Akhirnya kau pun pergi tak kembali
Reff I :
C G Dm
Banyak sudah kisah yang tertinggal
Am C
Kau buat jadi satu kenangan
G F G
Seorang sahabat pergi tanpa tangis arungi mimpi
C G Dm
Selamat kawan cepatlah berlabuh
Am C
Mimpimu kini telah kau dapati
G F G
Tak ada lagi seorangpun yang menganggu kau bernyanyi
Interlude : Em C Em C 2x
G F Am G F E
Am C
Am
Diam haruku hanya sanggup mengingat
C
Jelas bayangmu yang masih melekat
Am
Dalam kecewa ku hanya mampu katakan
C
Tetaplah tersenyum karena itu jalan
G F Em
Yang telah engkau pilih
G F G
Terbanglah oh terbanglah bersama pelangi
Balik ke Reff I
Reff II :
C G Dm
Semoga dalam damaimu kau mengerti
Am C
Arti gelapnya jalan yang kau daki
G
Hingga indahnya bias mentari
F G
Tak lagi kau nikmati
C G Dm
Selamat kawan cepatlah berlabuh
Am C
Mimpimu kini telah kau dapati
G F G
Tak ada lagi seorangpun yang menganggu kau bernyanyi
Coda : Am C Am C
Am
Terlalu lama engkau tergenang
C
Hancurkan diri kian jauh tenggelam
Am
Lelah mencoba tuk lepaskan beban
C G F Am
Kau beli mimpi semu tak berarti sendiri
G F E
Tak mampu kau beranjak pergi
Interlude : Am C Am C
Am
Jalan yang panjang nanar kau tatap
C
Tak lagi peduli semua yang terjadi
Am
Semakin dalam larut anganmu melayang
C
mimpimu hadirkan sebuah penantian
G F Am
Alunan hampa ajak kau bernyanyi
G F G
Akhirnya kau pun pergi tak kembali
Reff I :
C G Dm
Banyak sudah kisah yang tertinggal
Am C
Kau buat jadi satu kenangan
G F G
Seorang sahabat pergi tanpa tangis arungi mimpi
C G Dm
Selamat kawan cepatlah berlabuh
Am C
Mimpimu kini telah kau dapati
G F G
Tak ada lagi seorangpun yang menganggu kau bernyanyi
Interlude : Em C Em C 2x
G F Am G F E
Am C
Am
Diam haruku hanya sanggup mengingat
C
Jelas bayangmu yang masih melekat
Am
Dalam kecewa ku hanya mampu katakan
C
Tetaplah tersenyum karena itu jalan
G F Em
Yang telah engkau pilih
G F G
Terbanglah oh terbanglah bersama pelangi
Balik ke Reff I
Reff II :
C G Dm
Semoga dalam damaimu kau mengerti
Am C
Arti gelapnya jalan yang kau daki
G
Hingga indahnya bias mentari
F G
Tak lagi kau nikmati
C G Dm
Selamat kawan cepatlah berlabuh
Am C
Mimpimu kini telah kau dapati
G F G
Tak ada lagi seorangpun yang menganggu kau bernyanyi
Coda : Am C Am C
Sabtu, 05 Mei 2012
Lirik lagu New Eta Dalam Pekatnya
Sepertinya aku menyadari Saat kau pergi tinggalkan aku
Artimu kini kuresapi Ketika sunyi mendekap hati
Ingin pelukan malam ini Dalam pekatnya aku menangis
Sejenak langkah kuterhenti Dimana kini aku berdiri
Persetan pagi ini
Aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali
Bermimpi…
Saatnya kini kumengerti Langkahku ingin aku menepi
Semua harus kuakhiri Penantianku sampai disini
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Cukup sudah aku menanti disini
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Aku ingin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Persetan hari ini
Aku lelah berlari
Jangan bangunkan aku lagi
Disini…
Artimu kini kuresapi Ketika sunyi mendekap hati
Ingin pelukan malam ini Dalam pekatnya aku menangis
Sejenak langkah kuterhenti Dimana kini aku berdiri
Persetan pagi ini
Aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali
Bermimpi…
Saatnya kini kumengerti Langkahku ingin aku menepi
Semua harus kuakhiri Penantianku sampai disini
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Cukup sudah aku menanti disini
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Aku ingin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Persetan hari ini
Aku lelah berlari
Jangan bangunkan aku lagi
Disini…
Langganan:
Postingan (Atom)
