Sebuah perasaan menelusuk diri ini, jiwa ini semakin rapuh, lemah tanpa daya yang pasti, rasa ini membuatku pengap, dada ini terasa sangat menyesakkan penuh dengan renungan indah. Tanpa sadar ku temukan sesosok yang tersenyum padaku, dalam kekelaman malam dia begitu bersinar, dalam indahnya hari, dia begitu memancarkan pesonanya. Sosok itu begitu dekat, begitu terlihat dalam renunganku.
Akankah ini rasa yang terkhir, memang rasa ini begitu yakin, memang diri ini begitu yakin kedatangan sosok sepertimu, namun aku tak tahu entah dimana dan kapan datangnya. Perlahan ku ayunkan langkah kaki, menelusup keheningan malam, mengejawantah dalam dunia yang begitu fana. Sebuah asa datang, demi tercapainya keindahan cinta yang terakhir, sosok yang terakhir mengisi relung-relung hatiku.
Aku begitu tersentak, ketika malam begitu terang, aku terhentak ketika hampanya hatiku kini terisi juga dengan pesonamu. Kau datang disaat ku benar-benar membutuhkanmu, kau mendekat dalam naungan kasih sayang tiada tara. Ooh, begitu indah rasa itu sampai aku tak sadar kini ku terperangkap dalam jalan buntu. Tiba-tiba kau datang lagi, menawarkan kesejukkan, mengantarkanku ke jalan yang semestinya. Kau datang dengan senyuman yang begitu merekah indah rasanya, nyaman rasanya begitu kau datang.
Hai sosok yang tenang, kau begitu indah, kau begitu berbeda, kau begitu membuatku nyaman merasakan ketenangan ini. Ku yakin, jalan buntu ini menandakan, mengingatkanku agar menetap disini. Tak perlu lah ku berkelana begitu jauh, karena di jalan buntu ini kita dipertemukan, karena dirimu telah mengantarku ke jalan indah menuju pantai harapan yang telah lama aku cita-citakan.
Terima kasihku padamu RahAgu, kau begitu indah kaulah sosok yang datang saat ku tersesat di jalan buntu itu, semoga kita kan selalu seirama dalam menempuh dan mencapai harapan kita menuju kehidupan yang indah kelak untuk selamanya...
Thanx before,
Hai sosok yang tenang, kau begitu indah, kau begitu berbeda, kau begitu membuatku nyaman merasakan ketenangan ini. Ku yakin, jalan buntu ini menandakan, mengingatkanku agar menetap disini. Tak perlu lah ku berkelana begitu jauh, karena di jalan buntu ini kita dipertemukan, karena dirimu telah mengantarku ke jalan indah menuju pantai harapan yang telah lama aku cita-citakan.
Terima kasihku padamu RahAgu, kau begitu indah kaulah sosok yang datang saat ku tersesat di jalan buntu itu, semoga kita kan selalu seirama dalam menempuh dan mencapai harapan kita menuju kehidupan yang indah kelak untuk selamanya...
Thanx before,
From Moonda to Marcy ^_^
Aneh rasanya, tak biasanya aku tersesat, tak biasanya aku salah arah, sekelilingku pun kini penuh jalan buntu yang tidak terbuka. Namun, mengapa perasaan ini begitu tenang, mengapa perasaan ini begitu senang. Apakah ini jalan terakhirku, apakah aku harus menetap disini. Yah, entahlah, mungkin ini adalah jalan terakhirku. T

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
A prayer that can change your life!!!
Selamat datang di blog Fullmoon_14 (",)
SPC_MBT JQ
Mangga Atuh Pasihan Komentar Ka Ieu Postingan, Di Antos Nya'... :D